Annabawyherbal.com – Baru makan enak eh besoknya jempol kaki bengkak, sendi lutut kaku, jalan aja rasanya kayak nginjek beling. Kalau anda pernah ngalamin ini, kemungkinan besar itu tanda kadar asam urat tinggi alias hiperurisemia lagi kambuh. Dan biang keroknya seringkali bukan jauh-jauh, tapi dari piring makan anda sendiri.
Asam urat itu sebenarnya hasil pemecahan zat bernama purin di dalam tubuh. Nah, purin ini nggak cuma diproduksi tubuh, tapi juga banyak terkandung di makanan sehari-hari. Kalau purin yang masuk kebanyakan, ginjal jadi kewalahan buat membuangnya, akhirnya numpuk jadi kristal di sendi. Inilah yang bikin nyeri, bengkak, sampai peradangan sendi yang bikin aktivitas jadi lumpuh total.
Makanya, buat anda yang udah sering ngerasain gejala asam urat kambuh, kenalan dulu yuk sama daftar makanan pemicu asam urat yang sebaiknya mulai dikurangi bahkan dihindari. Simak sampai habis ya, siapa tau makanan favorit anda ternyata masuk daftar!
1. Jeroan (Hati, Ampela, Usus, Otak)
Ini juara satu makanan tinggi purin yang paling sering jadi biang kerok. Hati ayam, sapi, ampela, sampai otak sapi punya kandungan purin yang sangat tinggi. Enak memang, apalagi kalau digoreng garing atau dibumbu rica-rica, tapi buat penderita asam urat, jeroan ini masuk kategori “musuh dalam selimut” yang paling wajib dijauhi.
2. Seafood Tertentu (Kerang, Udang, Cumi, Sarden)
Nggak semua makanan laut aman dikonsumsi. Kerang, udang, cumi, dan ikan sarden termasuk seafood dengan kadar purin cukup tinggi. Kalau anda penggemar seafood, boleh-boleh aja sesekali, tapi jangan dijadikan menu harian kalau nggak mau kadar asam urat tinggi makin susah dikendalikan.
3. Daging Merah (Sapi, Kambing, Babi)
Daging merah memang sumber protein yang bagus, tapi di sisi lain juga menyumbang purin dalam jumlah lumayan. Konsumsi berlebihan daging merah, apalagi diolah jadi sate atau gulai berkuah santan kental, bisa mempercepat kambuhnya nyeri sendi akibat asam urat.
4. Kaldu dan Kuah Daging Kental
Ini yang sering nggak disadari. Kuah kaldu tulang atau kuah daging yang direbus lama justru menyerap purin dari daging dan tulangnya. Jadi meski dagingnya sedikit, kuahnya bisa jadi lebih “berbahaya” karena purinnya terkonsentrasi di situ.
5. Alkohol, Terutama Bir
Alkohol, khususnya bir, dikenal sebagai salah satu pemicu utama kambuhnya asam urat. Selain mengandung purin, alkohol juga menghambat proses pembuangan asam urat lewat ginjal. Jadi dobel efeknya: purin masuk terus, pembuangan malah macet.
6. Makanan dan Minuman Tinggi Fruktosa
Minuman manis kemasan, soda, sampai makanan olahan dengan pemanis sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) ternyata juga bisa memicu produksi asam urat dalam tubuh, meski nggak mengandung purin secara langsung. Jadi jangan kaget kalau rajin ngemil minuman manis tapi asam urat tetap aja naik.
7. Kacang-kacangan Tertentu (Kacang Tanah, Kacang Merah, Melinjo)
Sebagian kacang-kacangan mengandung purin sedang sampai tinggi, terutama melinjo dan olahannya seperti emping. Buat pecinta emping melinjo, ini kabar yang agak menyedihkan, tapi demi sendi yang lebih nyaman, sebaiknya dibatasi porsinya.
8. Sayuran Tinggi Purin (Bayam, Kembang Kol, Asparagus)
Meski sayur umumnya sehat, ada beberapa jenis yang justru tinggi purin, seperti bayam, kembang kol, dan asparagus. Bukan berarti harus dihindari total, tapi porsinya perlu diperhatikan, apalagi kalau gejala asam urat lagi sensitif-sensitifnya.
9. Makanan Olahan dan Fast Food
Nugget, sosis, burger, sampai makanan cepat saji lainnya biasanya mengandung lemak jenuh tinggi yang bisa memperparah peradangan sendi. Kombinasi lemak jenuh dan kadang tambahan jeroan olahan di dalamnya bikin makanan jenis ini masuk daftar pantangan asam urat yang perlu diwaspadai.
10. Ragi dan Ekstrak Ragi
Produk yang mengandung ragi atau ekstrak ragi, seperti pada beberapa jenis roti, bir, dan bumbu penyedap tertentu, juga tergolong tinggi purin. Jarang disadari, tapi cukup berkontribusi kalau dikonsumsi rutin dalam jumlah banyak.
Bukan Berarti Pantang Total, Tapi Kendalikan Porsinya
Nah, dari 10 daftar di atas, bukan berarti anda harus pantang 100% seumur hidup ya. Kuncinya ada di kontrol porsi dan frekuensi. Sesekali makan daging atau seafood favorit masih boleh, asal jangan keseringan dan tetap diimbangi minum air putih yang cukup biar ginjal terbantu membuang purin berlebih.
Selain menjaga pola makan, banyak juga yang mulai rutin konsumsi bahan alami sebagai pendamping menjaga kondisi sendi tetap nyaman sehari-hari. Yang penting, konsisten dan nggak menunggu sampai gejala asam urat kambuh parah baru mau berubah kebiasaan.
Semoga daftar makanan tinggi purin ini bisa jadi pengingat buat anda yang lagi berjuang menjaga kadar asam urat tetap stabil. Kalau ada anggota keluarga atau teman yang sering ngeluh nyeri sendi, boleh banget artikel ini dibagikan biar mereka juga lebih waspada sama makanan sehari-hari yang dikonsumsi.